Rekomendasi Wisata Paling Bersejarah di Surabaya.

shares |


Surabaya kita kenal sebagai Kota Pahlawan, pasalnya kota ini memiliki banyak sekali bangunan cagar budaya yang sampai pada saat ini masih berdiri kokoh dan dihormati tempatnya. Bangunan-bangunan tersebut telah menjadi saksi bisu perjuangan arek-arek Suroboyo dalam melawan penjajah dahulu kala. Maka kita bisa mengetahui sekaligus merenungkan napak tilas perjuangan para pahlawan kemerdekaan dengan menikmati wisata sejarah di kota Surabaya ini yang pastinya akan sangat berkesan bagi jiwa Anda.

Kita tau, pariwisata beberapa tempat membutuhkan beberapa hari untuk bisa mengunjungi semuanya, maka soal akomodasi dari awal memang harus sudah terpikirkan termasuk tempat penginapan. Tapi di Surabaya Anda tidak perlu khawatir masalah penginapan, pasalnya hotel di Surabaya sudah banyak dengan fasilitas yang ditawarkan. Untuk mencarinya mudah sekali, buka saja aplikasi Pegi-Pegi di smartphone Anda lalu cari Hotel Di Surabaya. Jangan lupa menentukan kapan check-in dan check-out serta jumlah personil. Pegi-Pegi akan menampilkan rekomendasi penginapan terbaik kepada Anda dari berbagai tingkat harga serta fasilitas yang ditawarkannya. Silahkan dicoba aplikasinya. Pegi-Pegi sering memberikan diskon maupun harga-harga terjangkau.

Baiklah, jika Anda memutuskan untuk berkunjung ke Surabaya, saya mempunyai rekomendasi tempat-tempat bersejarah di Surabaya yang wajib Anda kunjungi dan masuk list pariwisata Anda. Berikut rekomendasi saya.

Tugu Pahlawan



Yang pertama yang harus Anda kunjungi mungkin Tugu Pahlawan Surabaya. Karena spot ini merupakan salah satu ikon Kota Surabaya yang dibangun diatas area Taman Kebonrojo seberang kantor Gubernur Jawa Timur. Berada pada satu lokasi dengan Tugu Pahlawan, Anda bisa mengunjungi Museum Sepuluh Nopember.

Abadikan monumen ini bisa menambah wawasan sejarah arek-arek Surabaya. 
Aberbentuk piramida yang menyimpan berbagai macam dokumentasi perjuangan rakyat Surabaya. Salah satunya adalah transkrip suara Bung Tomo ketika menyemangati rakyat Surabaya melawan pasukan Sekutu.

Museum Sepuluh Nopember



Berada pada satu lokasi dengan Tugu Pahlawan, museum Sepuluh November didirikan untuk memperjelas berdirinya Monumen Tugu Pahlawan. Museum ini sebagai media untuk mempelajari rangkaian peristiwa Pertempuran Sepuluh November 1945 di Surabaya pada saat itu. Museum ini didirikan pada 10 November 1991 dan diresmikan pada 19 Februari 2000.
Museum Sepuluh November terdiri dari dua lantai. Lantai pertama berisi pameran 10 gugus patung, dimana melambangkan semangat juang warga Surabaya, kemudian ada sosiodrama pidato Bung Tomo, dan ruangan pemutaran film Pertempuran 10 November 1945 (diorama elektronik). Adapun lantai kedua merupakan ruang pamer senjata, koleksi peninggalan Bung Tomo, dan ruang diorama statis yang menyajikan delapan peristiwa yang terjadi pada Pertempuran Sepuluh November 1945 yang lengkap dengan narasinya.


Masjid Kemayoran Surabaya



Masjid Kemayoran merupakan salah satu masjid tertua di Surabaya yang dulu kala menjadi tempat perkumpulan arek-arek Surabaya melawan penjajah. Masjid ini sebenarnya dibangun oleh pemerintah Belanda, yakni untuk meredam dari amukan umat Islam terkait perobohan Masjid yang terjadi di Suropringgo.

Menara Syahbandar Kalimas



Menara Syahbandar Surabaya dapat Anda temui di sisi timur Kalimas. dulunya, Menara Syahbandar menjadi tempat aktivitas bongkar muat perdagangan yang ada Kalimas. Bangunan ini menceritakan kepada kita bahwa Kalimas dulunya merupakan sebuah dermaga yang sibuk dengan lalu lintas perdagangan pada saat itu.

Di depan bangunan ini, Anda bisa melihat logo Soera Ing Baja yang menjadi lambang kota Surabaya. Menara Syahbandar Kalimas merupakan salah satu dari dua bangunan bersejarah di Surabaya yang memiliki logo tersebut.

Hotel Yamato



Mungkin dari Anda masih ingat dengan pelajaran sejarah tentang peristiwa perobekan warna biru pada bendera Indonesia? Peristiwa itu terjadi di atas bangunan hotel Yamato ini.
Hotel ini masih ada sampai saat ini, hanya saja hotel ini sudah berganti nama menjadi hotel Majapahit. Hotel ini ini menawarkan berbagai sensasi keindahan dan kenyamanan saat Anda menginap di sana. Dimana hotel ini memiliki arsitektur ala zaman kolonial Belanda.

Museum Surabaya



Asal usul Museum Surabaya ini awalnya merupakan sebuah gedung megah di kawasan Jalan Tunjungan yang dulunya bernama White Laidlaw, yakni perusahaan komersial yang menjual pakaian dan tekstil asal Inggris. Selanjutnya, Gedung Siola pernah menjadi tempat pertahanan melawan Sekutu. Kemudian setelah kemerdekaan, gedung ini berubah menjadi pusat perbelanjaan modern di  kota Surabaya. Namun kini, Gedung Siola sudah resmi menjadi Museum Surabaya sampai sekarang.
Di museum ini Anda bisa melihat perjalanan sejarah Kota Surabaya yang mengesankan dari dulu hingga sekarang. Selain itu, di sekitar area Jalan Tunjungan Anda bisa jalan-jalan menyusuri deretan toko yang masih mempertahankan bangunan aslinya sejak zaman penjajahan Belanda hingga sekarang.

Monumen Kapal Selam



Monumen Kapal Selam bertempatkan di Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya. Monumen ini merupakan bekas kapal selam KRI Pasopati 410, salah satu armada Angkatan Laut Republik Indonesia buatan Uni Soviet tahun 1952. Kapal ini pernah bertempur di Laut Aru demi membebaskan Irian Barat dari pendudukan Belanda.

Kapal selam ini kemudian dibawa ke darat untuk dijadikan monumen dalam rangka memperingati keberanian para pahlawan Indonesia memerangi pasukan Belanda menduduki Irian Barat. Tepat di interior kapal selam terdapat sebuah ruangan untuk pemutaran film tentang proses peperangan yang terjadi di Laut Aru.

Monumen Bambu Runcing



Saat melawan penjajahan Belanda, bambu runcing menjadi senjata arek-arek Surabaya dalam segala peristiwa pertempuran. Bambu runcing memang digunakan karena keterbatasan senjata yang dimiliki oleh arek Surabaya pada saat itu. Namun keterbatasan tersebut tidak menurunkan semangat juang para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan. Sehingga dibangunlah Monumen Bambu Runcing di Surabaya untuk memperingati semangat juang dan nilai patriotisme yang sangat tinggi para pahlawan.

Monumen ini bertempatkan di jalan Panglima Sudirman atau berada tepat di jantung kota Surabaya. Monumen ini terdiri dari lima buah pilar dengan ukuran tinggi yang berbeda-beda, sehingga harus diabadikan.

Itulah beberapa destinasi wisata sejarah yang wajib kamu kunjungi saat di pergi berpariwisata di Surabaya.

loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment

===============================| Rules Comment |==========================

[+] Tidak boleh berkomentar yang berbau Porn/Spam/Sara/menjatuhkan.
[+] Komentar yang beranonim tidak kami respon.
[+] Tidak Boleh ribut/bertengkar dalam berkomentar.
[+] Tidak boleh menaruh link hidup.

NB : Jika Melanggar, akan saya hapus komentar Anda.
Sekian, Terima Kasih*

=======================================================================